Apa Itu Passing Grade?

Passing Grade – Hai Sobat Bintang! Lulus dari bangku SMA/SMK biasanya para siswa akan berfokus pada SNMPTN dan SBMPTN untuk memilih kampus dan jurusan yang diinginkan. Ketika mengikuti SNMPTN/SBMPTN, tentunya kamu sudah tidak asing lagi dengan istilah passing grade.

Passing grade menjadi salah satu istilah populer yang dijadikan sebagai salah satu acuan untuk menentukan lolos atau tidaknya calon siswa menjadi mahasiswa baru. Tentunya calon mahasiswa baru ini harus mengerjakan berbagai macam jenis soal dengan tingkat kesulitan yang beragam.

1. Definisi

Seperti yang telah disinggung di awal bahwa nilai minimal merupakan salah satu syarat yang harus dicapai oleh calon mahasiswa baru dalam mengikuti SBMPTN. Apabila maba tidak memenuhi persentase minimal yang telah ditetapkan, maka tidak akan lolos di kampus dan jurusan tersebut.

Pada umumnya, nilai minimal ini akan berubah-ubah dalam setiap tahun ketika pembukaan mahasiswa baru. Ini berdasarkan tingginya minat orang dalam jurusan tersebut, semakin tinggi peminatnya, biasanya semakin tinggi nilai minimal yang harus dicapai.

Baca Juga: Cara Memilih Jurusan Kuliah Agar Tidak Menyesal

2. Cara Menghitung

Bagi kamu yang ingin menghitung nilai atau persentase yang didapatkan setelah mengerjakan tes, maka ada cara untuk menghitungnya secara manual. Namun, perlu dicatat bahwa cara ini hanya prediksi dan kemantapan kamu ketika mengerjakan soal. Adapun rumusnya adalah:

PG = (JB x 4 – JS x 1) x 100% : JSK x 4

Keterangan:

  • JB : jumlah jawaban benar
  • JS : jumlah jawaban salah
  • JSK : jumlah total soal

3. Contoh Soal

Jumlah soal yang diujikan adalah 200 soal secara total. Dari jumlah 200 soal tersebut, kamu berhasil menjawab 130 soal dan sisanya salah. Berapakah persentase nilai yang didapatkan?

Pembahasan

PG = (JB x 4 – JS x 1) x 100% : JSK x 4

= ((130 x 4) – (70 x 1)) x 100% : 200 x 4

= (520 – 70) x 100% : 800

= 45000% : 800

= 56.25 %

Jika sesuai dengan contoh soal tadi, maka nilai minimal yang kamu dapatkan adalah 56.25% dan bisa dikatakan nilai ini sudah tinggi. Apabila jurusan di universitas pilihan memiliki nilai minimal di bawah itu, maka peluang untuk lolos cukup besar.

4. Hal Menarik Tentang Passing Grade

a. Berapa Standar Minimal?

Setiap universitas tentu akan memiliki nilai minimal di setiap jurusan yang ada, namun ini hanya diketahui oleh pihak internal saja. Hingga saat ini masih jarang ditemukan kampus yang memberitahukan nilai minimal yang harus dicapai untuk lolos di jurusan tertentu.

Apabila kamu menemukan standar nilai minimal yang harus dicapai pada jurusan di kampus tertentu, itu hanyalah prediksi belaka. Kamu harus tetap mempersiapkannya dengan baik untuk mencapai nilai sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Jurusan Kuliah Terbaik Untuk Lulusan IPS

b. Apakah Nilai Minimal Berpengaruh Terhadap Kualitas Jurusan yang Dipilih?

Secara garis besar, nilai minimal yang harus dicapai tergantung dari jurusan yang dipilih. Sebagai contoh jika jurusan A di universitas B memiliki banyak peminat dan memiliki akreditasi nilai yang baik atau A, maka nilai minimal yang harus dicapai bisa saja tinggi.

Selain itu, tingkat kepopuleran dari universitas pilihan juga mempengaruhi nilai minimal yang harus dicapai. Oleh karena itu, sangat penting untuk memilih kampus dan jurusan yang tepat sesuai dengan kemampuan masing-masing.

c. Tingkat Kesulitan

Berbicara soal tingkat kesulitan, bisa dikatakan semua sama-sama sulit, tinggal bagaimana kamu bisa mengikuti dan menjawab tes yang diberikan. Umumnya, kampus-kampus ternama seperti UI, ITB, UGM, IPB, dan sebagainya memiliki tingkat kesulitan yang tinggi untuk berhasil lolos.

Soal-soal yang diberikan terkadang ada yang sama cara penyelesaiannya, namun ada juga yang berbeda. Ada juga soal yang berbeda jauh ketika masuk ujian universitas A dengan C. Memperbanyak latihan soal menjadi salah satu solusi yang tepat.

5. Tips Mencapai Nilai Minimal

a. Kerjakan Latihan Soal

Salah satu cara atau tips agar mencapai nilai minimal tidak lain adalah memperbanyak latihan soal dari berbagai sumber. Latihan soal tersebut bahkan sudah ada yang versi online dan bisa kamu unduh, kemudian kerjakan sampai benar-benar paham.

b. Mengikuti Try Out

Sebelum diadakannya SBMPTN, umumnya ada banyak tempat kursus atau belajar yang mengadakan try out sebagai pemanasan sebelum akhirnya ujian sesungguhnya. Kamu bisa mengikuti try out tersebut sebanyak mungkin di tempat yang berbeda karena bisa jadi soalnya tidak sama.

Baca Juga: Rekomendasi Jurusan Kuliah IPA Buat Sobat yang Tertarik dengan Dunia Medis dan Pertanian

c. Belajar Bersama Teman

Tips terakhir yang bisa dilakukan adalah buatlah kelompok belajar dan belajarlah dengan teman kamu. Carilah soal yang akan dibahas pada kelompok belajar tersebut dan sebaiknya setiap anggota memahami bagaimana cara penyelesaiannya.

Dalam kelompok belajar tersebut, sebaiknya dalam jumlah yang kecil saja dan tidak terlalu banyak. Tujuannya adalah agar proses belajar kelompok lebih efektif dan tidak terlalu banyak bercanda, terlebih soal yang dibahas juga bisa lebih beragam.

Setelah mengetahui definisi hingga cara perhitungan passing grade, sekarang kamu bisa berfokus untuk mempersiapkannya. Dengan persiapan yang baik disertai dengan usaha dan doa, tidak menutup kemungkinan peluang untuk lolos pada jurusan dan universitas yang diinginkan.

Respon (11)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.