Facebook Ganti Nama Jadi Meta, Serius? Ini Alasannya!

  • Bagikan

Jakarta, Bintang Sekolah Indonesia – Halo Sobat Bintang, Facebook ganti nama!! Facebook Inc kini telah berganti nama menjadi Meta Platform Inc. Mark Zuckerberg selaku CEO perusahan tersebut telah resmi mengumumkan pergantian nama ini pada hari kamis (28/10) kemarin waktu AS.

Zuckerberg mengatakan, bahwa Facebook ganti nama atau perubahan nama dari perusahaan induk yang juga menaungi Instagram dan WhatsApp ini merupakan bagian dari ‘Rebranding‘ perusahaan.

“Jadi kami melihat sisi bisnis kami sebagai dua segmen yang berbeda. Satu untuk aplikasi sosial dan satu lagi untuk platform masa depan,” ucap Zuckerberg dilansir The Verge dalam CNN Indonesia, Jumat (29/10).

Baca Juga : Mengenal Fitur Room pada Facebook

Ilustrasi, Fecebook ganti nama jadi Meta – (sumber: cnnindonesia.com)

Facebook ganti nama menjadi Meta

Nama Meta sendiri Zuckeberg pilih sebagai harapan masa depan usai melewati sederet masalah di jagat media sosial. Ia juga berharap rebranding tersebut dapat memperkuat posisi raksasa media sosial ini di dunia baru Metaverse, yang dipandangnya sebagai masa depan internet.

“Idenya adalah Metaverse yang kami lakukan bukanlah tentang salah satu dari segmen tersebut. Metaverse akan menjadi platform masa depan dan pengalaman sosial,” ucapnya.

Sebenarnya, Zuckerberg telah berpikir untuk melakukan rebranding perusahaan ini sejak ia membeli Instagram dan WhatsApp pada 2012 dan 2014 silam. Namun, ia baru yakin untuk melakukan perubahan pada tahun ini dan mengumumkannya di Konferensi Tahunan Connect.

“Saya pikir ada banyak kebingungan dan kecanggungan tentang merek perusahaan menjadi merek salah satu aplikasi media sosial. Perubahan ini sangat membantu orang untuk berhubungan dengan perusahaan yang berbeda dari hubungannya dengan salah satu produk tertentu,” jelasnya.

Baca Juga : 10 Bahasa Pemrograman Paling Populer, Kalian Harus Tahu!

Perubahan identitas baru Facebook ini dianggap selaras dengan visi masa depan yang sedang diupayakannya saat ini. Ada semacam tujuan identitas merek dengan level lebih tinggi dan juga ada tujuan yang lebih teknis dan fungsional.

“Kami pikir itu membuat kami berbeda dari perusahaan lain karena semua orang mencoba untuk bekerja pada bagaimana orang berinteraksi dengan teknologi, di mana kami membangun teknologi sehingga orang dapat berinteraksi satu sama lain,” tandasnya.

  • Bagikan

Respon (7)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *