Webinar UBSI Kampus Tasikmalaya – Pemanfaatan Teknologi yang Efektif dalam Situasi Covid-19

Pemanfaatan Teknologi yang Efektif dalam Situasi Covid-19

Pemanfaatan Teknologi yang Efektif dalam Situasi Covid-19 – Ditengah pandemi covid-19 ini, Pemerintah mengeluarkan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Dengan adanya aturan ini, kegiatan masyarakat sangat dibatasi dan mengharuskan di rumah saja sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona di Tasikmalaya khususnya.

Imbasnya sektor perkenomian, pendidikan jadi terhambat. Kegiatan usaha yang biasanya dilakukan diluar rumah dan pembelajaran siswa-siwi di sekolah kini tidak dapat dilakukan lagi.

Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Tasikmalaya melakukan sebuah aksi untuk solusi dari permasalahan diatas dengan mengadakan sebuah webinar. (18/5/20)

Webinar UBSI

Pada webinar UBSI Kampus Tasikmalaya mengangkat tema tentang “Pemanfaatan Teknologi yang Efektif dalam Situasi Covid-19”. Ada dua narasumber yang dihadirkan pada webinar UBSI ini. Narasumber pertama ialah Boyke Nurhidayat, ST, M.Kom sebagai Head Of IT TV One, narasumber ke dua Agung Baitul Hikmah, S.Kom, M.Kom sebagai Kepala Kampus UBSI Kampus Tasikmalaya, dan dipandu oleh moderator Herlan Sutisna, ST, M.Kom sebagai Head Of Marcom UBSI Tasikmalaya.

Webinar UBSI Kampus Tasikmalaya diikuti dari berbagai kalangan mahasiswa, umum, Guru & siswa. Adapun nama sekolah yang berpartisipasi di webinar ini adalah

  • SMA Islam Ibnu Siena,
  • SMAN 1 Tasikmalaya,
  • SMAN 3 Tasikmalaya,
  • SMAN 8 Tasikmalaya,
  • SMK YPC Tasikmalaya,
  • SMKN 1 Ciamis, dan
  • SMK TI Dadaha.

Acara webinar UBSI Kampus Tasikmalaya dibuka oleh moderator dengan memberikan informasi seputar aturan webinar dan informasi Beasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Tahun 2020.

Baca Selengkapnya, Beasiswa Kuliah S1 UBSI Tahun 2020

Sesi pertama pada webinar UBSI Kampus Tasikmalaya diisi oleh Boyke Boyke Nurhidayat, ST, M.Kom yang akrab disapa kang boyke. Beliau menyampaikan materi tentang wabah covid-19 di Indonesia. Kang boyke mengatakan kenaikan kasus covid-19 di Indonesia naik secara signifikan. tapi beliau bersyukur pada bulan mei sudah terjadi penurunan.

“Setelah datangnya wabah corona di Indonesia, setiap bulannya terjadi kenaikan yang signifikan, tapi Alhamdulillah di bulan mei ini sudah terjadi penurunan. Semoga ini awal yang baik bagi kita semua”. Jelasnya sambil memperlihatkan grafik kasus covid-19 di Indonesia.

Kang boyke memaparkan bahwa, dampak corona terjadi di beberapa sektor seperti perekonomian dan pendidikan. Dampaknya yaitu PHK besar-besaran, purchase manager index, flight cancel, ground service, tourism, hotel & resto, import dan inflasi. Maka tidak wajar, pada situasi saat ini kebanyakan orang sedang mengalami kebingungan.

Disinilah peran generasi milenial sangat dibutuhkan. peran generasi milenial saat ini adalah sebagai jembatan. Generasi milenial dapat memulai dengan hal kecil seperti berikut. Kang boyke mencontohkan apabila orang tuanya berdagang maka bantulah mereka dengan cara memasarkan barang jualannya secara online.

“Generasi saat ini adalah sebagai jembatan untuk solusi dari permasalahan sekarang. Minimal untuk keluarganya sendiri. Apabila orang tua kalian berjualan, maka bantulah memasarkan produknya secara online melalui media sosial yang ada. Jangan hanya berdiam diri saja,yang penting usaha dulu”. Tambahnya.

Webinar UBSI
Sesi foto bersama webinar UBSI Kampus Tasikmalaya

Sesi kedua pada webinar UBSI Kampus Tasikmalaya diisi oleh Agung Baitul Hikmah, S.Kom, M.Kom yang akrab disapa kang Agung. Beliau menyampaikan materi bagaimana cara melaksanakan pembelajaran secara daring. Dalam masa pandemi ini pembelajaran secara daring merupakan pembelajaran yang sangat efektif dan efisien. Guru-guru dapat menggunakan beberapa platform untuk mendukung kegiatan belajar mengajar seperti aplikasi Zoom, Google Class Room, Kahoot dan M-tryout.

“Pada masa pandemi ini, pembelajaran secara daring menjadi solusi yang efektif dan efisien untuk Bapak/Ibu Guru dalam melaksanakan KBM nya. Platform yang dapat digunakan yaitu aplikasi Zoom, Google Class Room, Kahoot, LMS dan M-tryout” jelasnya sambil memperlihatkan keunggulan dari beberapa aplikasi tersebut.

Kang Agung juga menyampaikan bahwa di seluruh kampus UBSI telah menerapkan sistem pembelajaran secara daring sebelum wabah ini datang, jadi bagi mahasiswa ataupun dosen UBSI bukan lagi hal yang asing dilakukan.

Kedua narasumber berharap,, setelah mengikuti webinar UBSI kampus Tasikmalaya, siswa dan guru di Tasikmlaya mampu mengimplementasikan apa yang sudah disampaikan pemateri. Apabila menemui kendala, mereka siap membantu untuk mencarikan solusinya.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Comments (10)

  1. “Generasi saat ini adalah sebagai jembatan untuk solusi dari permasalahan sekarang. Minimal untuk keluarganya sendiri. Apabila orang tua kalian berjualan, maka bantulah memasarkan produknya secara online melalui media sosial yang ada. Jangan hanya berdiam diri saja,yang penting usaha dulu” Boyke Nurhidayat, ST, M.Kom 👍👍👍