5 Contoh Teks Eksplanasi, Lengkap Dengan Penjelasannya!

Contoh Teks Eksplanasi – Halo Sobat Bintang!! Berbicara tentang teks eksplanasi, kalian tahu apa itu teks eksplanasi? Kalian mungkin pernah membaca teks tentang peristiwa bencana alam di media berita. Nah, itu merupakan salah satu contoh teks eksplanasi.

Jenis teks ini pun tidak hanya terdapat di media berita atau sejenisnya, akan tetapi banyak juga ditemukan dalam buku-buku pelajaran. Seperti dalam buku sains, geografi dan sejarah kalian yang ada di sekolah. Untuk lebih lengkap dan jelasnya, yuk simak baik-baik contoh teks eksplanasi lengkap dengan penjelasannya di bawah ini!!

Baca juga: 5 Contoh Teks Deskripsi, Simak Selengkapnya Disini!

contoh teks eksplanasi
Ilustrasi contoh teks eksplanasi, (Sumber: titikdua.net)

Berikut contoh teks eksplanasi beserta pengertian, ciri-ciri dan strukturnya

Nah, sebelum kita melihat contoh teks eksplanasi mari kita pelajari terlebih dahulu pengertian, ciri-ciri dan struktur teks eksplanasi. Berikut penjelasan seputar teks eksplanasi:

Pengertian Teks Eksplanasi

Teks eksplanasi merupakan sebuah teks atau paragraf yang berisi tentang proses ‘mengapa’ dan ‘bagaimana’ terjadinya sebuah peristiwa. Peristiwa tersebut bisa merupakan penomena alam, sosial, ilmu pengetahuan, budaya, dan lainnya yang dapat terjadi. Karena, suatu kejadian baik itu kejadian alam maupun kejadian sosial yang terjadi di sekitar kita, selalu memiliki hubungan sebab akibat dan proses.

Tujuan dari teks eksplanasi ini yakni untuk menjelaskan suatu peristiwa atau kejadian dengan hubungan sebab akibat serta prosesnya. Di sini penulis harus menjelaskan kejadian dengan sejelas mungkin agar pembaca bisa mendapatkan informasi penting dari apa yang dijelaskan.

Ciri-ciri Teks Eksplanasi

Adapun ciri-ciri dari teks eksplanasi yang bisa mempermudah kita untuk mengenali jenis dari sebuah teks. Berikut ciri-ciri dari teks eksplanasi:

1. Contoh teks eksplanasi berisi tentang Informasi yang dimuat berdasarkan fakta (faktual).
2. Contoh teks eksplanasi berisi pembahasan suatu fenomena yang bersifat keilmuan atau berhubungan dengan ilmu pengetahuan.
3. Contoh teks eksplanasi bersifat informatif dan tidak berusaha memengaruhi pembaca untuk percaya terhadap hal yang dibahas.
4. Contoh teks eksplanasi menggunakan kata penanda urutan.
5. Contoh teks eksplanasi berfokus pada hal umum (generik), bukan partisipan manusia. Contoh: tsunami, banjir, gempa bumi, kemarau, gunung meletus dan lainnya.

Struktur Teks Eksplanasi

Teks eksplanasi terdiri dari 3 unsur sebagai struktur dalam penyusunannya. Berikut struktur-struktur dari teks eksplanasi:

1. Pernyataan Umum, pada bagian ini sebuah teks eksplanasi menjelaskan tentang gambaran umum fenomena/peristiwa alam yang akan dibahas. Berisi tentang proses bagaimana fenomena/peristiwa alam tersebut bisa terjadi.
2. Urutan Sebab Akibat, pada bagian ini dijelaskan tentang penyebab dan akibat yang ditimbulkan dari fenomena tersebut. Bagian ini disebut juga dengan deretan penjelas.
3. Interpretasi, pada bagian ini dapat dikatakan sebagai penarikan kesimpulan. Penulis bisa memberikan tanggapan atau pernyataan terkait fenomena yang diangkat dalam teks tersebut.

Selain itu, adapun kaidah kebahasaan dalam teks eksplanasi seperti berikut:

1. Contoh teks eksplanasi menggunakan kalimat pasif
2. Contoh teks eksplanasi menggunakan konjungsi kasual dan waktu
3. Dalam contoh teks eksplanasi terdapat istilah ilmiah
4. Contoh teks eksplanasi menggunakan kata kerja material dan rasional
5. Contoh teks eksplanasi bersifat informatif

Baca juga: Definisi dan Teori Perubahan Sosial (Pembahasan Modul Kelas 12), Sosiologi Bagian 1

Contoh Teks Eksplanasi

Dikutip dari dosenpendidikan.co.id, berikut beberapa contoh teks eksplanasi kejadian alam:

1. Contoh teks eksplanasi tentang tsunami

Tsunami

Tsunami (tsu= pelabuhan, nami = gelombang, secara harafiah berarti “ombak besar di pelabuhan”) adalah perpindahan badan air yang disebabkan oleh perubahan permukaan laut secara vertikal dengan tiba-tiba. Perubahan permukaan laut tersebut bisa disebabkan oleh gempa bumi yang berpusat di bawah laut, letusan gunung berapi bawah laut, longsor bawah laut, atau atau hantaman meteor di laut. Gelombang tsunami dapat merambat ke segala arah.

Tsunami dapat terjadi jika terjadi gangguan yang menyebabkan perpindahan sejumlah besar air, seperti letusan gunung api, gempa bumi, longsor maupun meteor yang jatuh ke bumi. Namun, 90% tsunami adalah akibat gempa bumi bawah laut. Dalam rekaman sejarah beberapa tsunami diakibatkan oleh gunung meletus, misalnya ketika meletusnya Gunung Krakatau.

Gerakan vertikal pada kerak bumi, dapat mengakibatkan dasar laut naik atau turun secara tiba-tiba, yang mengakibatkan gangguan kesetimbangan air yang berada di atasnya. Hal ini mengakibatkan terjadinya aliran energi air laut, yang ketika sampai di pantai menjadi gelombang besar yang mengakibatkan terjadinya tsunami.

Kecepatan gelombang tsunami tergantung pada kedalaman laut di mana gelombang terjadi, dimana kecepatannya bisa mencapai ratusan kilometer per jam. Bila tsunami mencapai pantai, kecepatannya akan menjadi kurang lebih 50 km/jam dan energinya sangat merusak daerah pantai yang dilaluinya.

Di tengah laut tinggi gelombang tsunami hanya beberapa cm hingga beberapa meter, namun saat mencapai pantai tinggi gelombangnya bisa mencapai puluhan meter karena terjadi penumpukan masa air. Saat mencapai pantai tsunami akan merayap masuk daratan jauh dari garis pantai dengan jangkauan mencapai beberapa ratus meter bahkan bisa beberapa kilometer.

Gerakan vertikal ini dapat terjadi pada patahan bumi atau sesar. Gempa bumi juga banyak terjadi di daerah subduksi, dimana lempeng samudera menelusup ke bawah lempeng benua.

Kesimpulan dari contoh teks eksplanasi di atas yakni, tanah longsor yang terjadi di dasar laut serta runtuhan gunung api juga dapat mengakibatkan gangguan air laut yang dapat menghasilkan tsunami. Gempa yang menyebabkan gerakan tegak lurus lapisan bumi. Akibatnya, dasar laut naik-turun secara tiba-tiba sehingga keseimbangan air laut yang berada di atasnya terganggu. Demikian pula halnya dengan benda kosmis atau meteor yang jatuh dari atas. Jika ukuran meteor atau longsor ini cukup besar, dapat terjadi megatsunami yang tingginya mencapai ratusan meter.

2. Contoh teks eksplanasi tentang banjir

Banjir

Banjir merupakan fenomena alam berupa naiknya air di suatu kawasan sehingga menutupi permukaan kawasan tersebut. Banjir juga bisa dilihat sebagai bagian dari siklus hidrologi yaitu bagian air di permukaan bumi yang menuju ke laut.

Melalui siklus hidrologi tersebut kita melihat bahwa banyaknya air di permukaan bumi dipengaruhi oleh curah hujan dan penyerapan air ke dalam tanah.

Secara alamiah banjir disebabkan oleh terjadinya hujan lokal dan propagasi limpasan dari daerah hulu pada satu daerah tangkapan. Secara non ilmiah banjir dapat terjadi karena ulah manusia.

Proses terjadinya banjir secara alamiah itu seperti, turunnya hujan jatuh kepermukaan bumi dan tertahan oleh tumbuh-tumbuhan setelah itu masuk kepermukaan tanah mengalir ketempat yang lebih rendah setelah itu terjadi penguapan dan keluar kepermukaan daratan.

Banjir yang terjadi secara alamiah dapat menjadi bancana bagi manusia bila banjir itu mengenai manusia dan menyebabkan kerugian bagi manusia.

Sedangkan proses terjadinya banjir secara non alamiah karena ulah manusia seperti,membuang sampah tidak pada tempatnya dan menyebabkan aliran air tidak lancar sehingga air tersebut terapung di tempat pembuangannya semakin lama semakin menguap setelah itu tinggi dan keluar sehingga mengenai daratan dan menyebabkan banjir.

Kesimpulan dari contoh teks eksplanasi di atas yakni proses banjir itu dapat terjadi secara alamiah dan karena ulah manusia. Manusia dapat mengalami kerugian karena banjir itu karena mereka mendiami tempa tinggal yang secara alamiah merupakan dataran banjir.

Jadi bila manusia bertempat tinggal di dataran yang sering terkena banjir bukan banjirlah yang mendatangi manusia tapi manusialah yang mendatangi banjir.

3. Contoh teks eksplanasi tentang gempa bumi

Gempa Bumi

Gempa bumi merupakan getaran atau goncangan yang terjadi karena pergeseran atau pergerakan lapisan batu bumi yang berasal dari dasar permukaan bumi.

Peristiwa alam ini sering terjadi di daerah yang berada dekat gunung berapi atau gunung yang masih aktif dan di daerah yang dikelilingi lautan yang sangat luas.

Deretan Penjelasan Sebab Akibat :

Gempa bumi terjadi karena pergesaran atau gerakan lapisan dasar bumi dan letusan gunung berapi yang sangat dahsyat. Selain itu, gempa bumi terjadi begitu cepat dengan dampak yang sangat besar bagi lingkungan sekitarnya.

Getaran gempa bumi yang sangat besar dan merambat ke segala arah sehingga dapat meratakan bangunan dan menimbulkan korban jiwa. Berdasarkan penyebab terjadinya, gempa bumi dapat digolongkan menjadi dua jenis, yaitu gempa vulkanik dan gempa tektonik.

Gempa tektonik terjadi karena lapisan kerak bumi menjadi lunak sehingga mengalami pergeseran atau pergerakan. Teori “Tektonik Plate” menjelaskan bahwa bumi kita ini terdiri dari beberapa lapisan buatan.

Sebagian besar daerah lapisan kerak ini akan hanyut dan mengapung dilapisan, seperti halnya salju. Lapisan ini bergerak sangat lambat sehingga terpecah-pecah dan bertabrakan satu sama lain.

Itulah yang menyebabkan mengapa gempa bumi dapat terjadi. Sementara itu, gempa bumi vulkanik terjadi dikarenakan adanya letusan gunung berapi yang sangat besar. Gempa vulkanik ini lebih jarang terjadi dibandingkan dengan gempa tektonik.

Interpretasi :

Kesimpulan dari contoh teks eksplanasi di atas yakni, Gempa dapat terjadi kapan saja tanpa mengenal musim. Meskipun demikian, konsentrasi gempa cenderung terjadi ditempat-tempat tertentu saja, seperti pada perbatasan plat Pacifik. Tempat ini dikenal dengan lingkaran api karena banyak terdapat gunung berapi.

Baca juga : 4 Hal yang Membuat Drakor Youth Of May Disukai Penggemar

4. Contoh teks eksplanasi tentang kemarau

Kemarau

Kemarau adalah suatu keadaan dimana air yang terkandung di dalam tanah berkurang. Biasanya kemarau terjadi jika tanah terlalu banyak mengeluarkan air. Hal tersebut disebabkan karena tidak turunnya hujan dalam beberapa waktu dan penggunaan air yang berlebihan oleh manusia.

Kemarau terjadi di daerah yang beriklim tropis. Daerah yang beriklim tropis berada di sekitar garis khatulistiwa bumi. Sebagai contoh negara yang memiliki iklim tropis adalah negara-negara di Asia Tenggara, Benua Afrika bagian tengah, dan Amerika Latin bagian utara. Di daerah itulah sering terjadi kemarau panjang sehingga suhu di daerah tersebut tergolong tinggi.

Musim ini memiliki banyak ciri-ciri. Ciri – ciri tersebut ada yang umum dan khusus. Ciri umumnya antara lain hujan semakin jarang, suhu udara naik, sinar matahari bersinar sepanjang hari, dan tanah retak. Sedangkan ciri khusus yang dimiliki oleh musim kemarau di Indonesia terjadi pada bulan April-Oktober dan dipengaruhi oleh angin muson timur.

Di musim tersebut, banyak hewan yang mati karena kekurangan air. Namun, ada beberapa hewan yang mampu bertahan hidup di musim kemarau ini. Hewan-hewan tersebut memiliki kemampuan tersendiri yang tidak dimiliki oleh hewan lainnya. Seperti unta yang mampu bertahan hidup di daerah yang panas dan tandus dimana jarang sekali terdapat air.

Mereka memiliki punuk yang berfungsi untuk menyimpan air dan lemak ,sehingga mereka mampu bertahan hidup tanpa air selama 8 hari. Selain unta yang memiliki punuk ,adapun hewan-hewan lainnya yang juga mampu bertahan hidup di musim panas ini. Seperti lemur kerdil, kelelawar, dan beberapa tupai. Mereka bertahan hidup dengan cara estivasi, yaitu tidur panjang di musim panas.

Seperti layaknya dimusim hujan, tentu saja dimusim kemarau juga terdapat banyak aktivitas yang bisa dilakukan. Aktivitas yang sering dilakukan lebih banyak memanfaatkan cuaca yang mendukung.

Bagi masyarakat pedesaan, mereka bisa mempersiapkan ladang baru untuk ditanami tanaman yang dapat memenuhi kebutuhan pokok. Bagi para nelayan mereka pergi untuk melaut karena nelayan lebih mudah mencari ikan, pada musim ini pun tidak ada hujan atau angin kencang sehingga tidak mengganggu perjalanan.

Musim kemarau bukan menjadi halangan untuk tetap pergi berlibur. Pada musim ini kita bisa pergi berlibur ke daerah pantai, didaerah pantai kita bisa pergi bermain air dan melihat pemandangan yang indah. Selain pantai kita juga bisa pergi ke daerah pegunungan disana juga kita bisa menghirup udara sejuk dan banyak aktifitas yang dapat dilakukan.

Musim ini juga memberikan keuntungan bagi pencari kayu bakar. Karena kayu bakar dapat digunakan untuk keperluan memasak, dan lainnya. Lalu, musim ini dapat membuat pakaian lebih cepat kering karena mendapatkan sinar matahari lebih banyak. Panas matahari dapat menguapkan air laut. Jika air laut diuapkan, akan terbentuk garam. Proses pembentukan garam memerlukan sinar matahari atau suhu yang panas untuk hasil lebih baik.

Selain memiliki dampak positif, musim kemarau juga memiliki dampak negatif bagi kehidupan sehari – hari. Beberapa penyebab yang disebabkan oleh musim kemarau antara lain kekeringan, kekurangan air bersih, dan meningkatnya suhu cuaca.

Akibat dari kekeringan yaitu tanah menjadi gersang, akibat dari kekurangan air bersih yaitu sulit mencari air minum dan air untuk mandi, yang terakhir akibat dari meningkatnya suhu cuaca yaitu banyak menimbulkan penyakit, membuat cuaca menjadi panas, dan masih banyak lagi.

Dikarenakan udara yang kering dan tidak sehat, menyebabkan infeksi saluran pernafasan atas (ISPA) marak terjadi. Begitu pula dengan minimnya air bersih yang ikut andil dalam penyebaran penyakit diare.

Penyakit-penyakit lain seperti campak Jerman dan flu Singapura juga turut datang pada saat musim panas. Belum lagi iritasi pada mata karena terpapar langsung dengan debu dan asap.

Musim kemarau memang membawa berbagai macam penyakit namun kita dapat mengatasinya dengan langkah-langkah tertentu. Untuk mengatasi penyakit  mata dan pernafasan, kita dapat menggunakan masker dan pelindung mata saat sedang keluar rumah.

Kita juga harus menjaga kebersihan, karena saat musim ini banyak debu bertebaran dimana-mana yang dapat mengakibatkan berbagai macam penyakit jika masuk ke dalam saluran pernafasan maupun saluran pencernaan.

Kekurangan air bersih adalah hal yang masih sering terjadi di musim ini. Hal tersebut terjadi karena rendahnya curah hujan. Semakin meningkatnya populasi manusia juga hal yang menyebabkan kekurangan air bersih pada musim kemarau.

Penyebab lainnya adalah berkurangnya potensi ketersediaan air bersih secara signifikan sehingga menyebabkan kekurangan air bersih pada saat musim kemarau tiba.

Dari contoh teks eksplanasi di atas dapat kita ambil kesimpulan bahwa sebenarnya musim kemarau memiliki banyak sekali manfaat. Tinggal bagaimana kita sebagai manusia mengelola dan memanfaatkannya dengan sebaik mungkin, karena rata-rata dampak negatif dipicu oleh perilaku manusia sendiri, yang kurang peduli terhadap lingkungan dan semaunya sendiri.

5. Contoh teks eksplanasi tentang gunung meletus

Gunung Meletus

Pernyataan Umum :

Gunung meletus merupakan fenomena alam yang terjadi akibat adanya endapan magma pada perut bumi dan disemburkan oleh gas yang memiliki kekuatan tinggi. Letusan gunung berapi merupakan salah satu bencana alam yang sangat dahsyat.

Walaupun begitu, gunung berapi terbentuk oleh letusan yang sangat dahsyatnya itu. Beberapa gunung berapi di Indonesia adalah Gunung Krakatau, Gunung Merapi, Gunung Toba, Gunung Kerinci, Gunung Tambora, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Deretan Penjelasan Sebab Akibat :

Hampir semua aktivitas gunung berapi berhubungan dengan zona kegempaan yang aktif karena berhubungan langsung dengan batas lempeng bumi. Fenomena gunung meletus diawali dengan aktivitas pada batas lempeng bumi yang mengalami perubahan tekanan dan suhu yang signifikan.

Sehingga mampu melelehkan material batuan di sekitarnya itu, yang biasa disebut dengan magma atau cairan pijar. Magma akan mengintrusi material yang berada disekitarnya melalui rekahan-rekahan yang mendekati permukaan bumi.

Magma dibentuk melalui suhu yang sangat panas di dalam perut bumi. Pada kedalaman yang relatif, suhu yang sangat tinggi mampu melelehkan seluruh material yang ada didalam perut bumi.

Pada saat material-material ini meleleh maka akan menghasilkan gas yang nantinya akan bercampur dengan magma tersebut. Magma yang akan dikeluarkan oleh gunung meletus terbentuk pada kedalaman kurang lebih 60 sampai 160 KM dibawah permukaan bumi.

Kemudian magma yang mengandung gas, berada dibawah tekanan batu-batuan padat yang terdapat disekitar kawah. Tekanan ini menyebabkan magma meletus dan bergerak keluar menuju permukaan bumi.

Gas dan magma ini bersamaan meledak dan membentuk lubang yang biasa disebut dengan lubang utama. Sebagian besar magma dan material vulkanik lainnya kemudian menyembur melalui lubang utama ini.

Setelah semburan berhenti, kawah yang menyerupai mangkuk ini biasanya terbentuk pada bagian puncak gunung berapi. Sementara itu, lubang utama berada di dasar kawah tersebut.

Dampak dari letusan gunung berapi terhadap lingkungan dapat berupa dampak positif dan juga dampak negatif. Dampak negatif dari letusan gunung berapi adalah berupa bahaya langsung yang dapat dirasakan oleh manusia dan makhluk hidup yang lainnya.

Seperti awan panas, gas beracun, debu vulkanik, dan jatuhan piroklastik yang keluar dari gunung berapi tersebut. Sedangkan bahaya yang tidak langsung setelah erupsi berakhir adalah terjadi hujan lahar, rusaknya lahan pertanian dan perkebunan, serta ancaman berbagai penyakit seperti penyakit saluran pernapasan.

Adapun dampak positif yang dapat dirasakan adalah lahan yang subur, material yang keluar dari perut bumi dapat dijadikan sebagai mata pencaharian masyarakat, energi panas bumi, areal wisata alam, dan sumber daya air.

Interpretasi :

Kesimpulan dari contoh teks eksplanasi di atas yakni, sampai saat ini gunung berapi masih menjadi sebuah momok yang mengerikan untuk masyarakat. Karena kedahsyatan letusan gunung berapi mampu membelah pulau dan membentuk danau.

Baca juga: Jenis-jenis Perubahan Sosial (Pembahasan Modul Kelas 12), Sosiologi Bagian 2

Itulah contoh teks eksplanasi beserta pengertian, ciri-ciri dan strukturnya khusus kalian Sobat Bintang. Semoga bermanfaat!! Untuk materi dan informasi menarik yang tentunya bermanfaat lainnya kalian bisa terus mengunjungi website Bintang Sekolah Indonesia. Jangan lupa tetap semangat ya Sobat Bintang!!

Dinar Ismunandar

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم - Al-Baqarah Ayat: 286, Haii, perkenalkan nama saya DInar Ismunandar

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *