Definisi dan Teori Perubahan Sosial (Pembahasan Modul Kelas 12), Sosiologi Bagian 1

Definisi dan Teori Perubahan Sosial – Hai Sobat Bintang!! Pada kesempatan kali ini mimin akan memberikan pembahasan mengenai Modul Sosiologi kelas 12 dari Kemendikbud untuk kalian. Seperti biasa dalam pembahasan modul sosiologi ini juga mimin akan membaginya dalam beberapa bagian ya Sobat Bintang. Selain itu, mimin juga akan membahasnya di hari yang berbeda.

Dalam pembahasan modul sosiologi yang pertama ini, mimin akan membahas materi Perubahan Sosial Dalam Kehidupan Masyarakat. Di pembahasan materi ini mimin akan membaginya lagi menjadi 4 (empat) sesi. Sesi yang pertama ini mimin akan awali dengan membahas mengenai Definisi dan Teori Perubahan Sosial.

Yuk kita mulai, simak baik-baik ya Sobat Bintang!!

Baca juga: Isi Surat Lamaran Pekerjaan (Pembahasan Modul Kelas 12) Bahasa Indonesia Bagian 1

definisi dan teori perubahan sosial
Ilustrasi (Sumber: Kemendikbud.go.id)

Berikut Pembahasan Modul Kelas 12 tentang Definisi dan Teori Perubahan Sosial

Tujuan Pembahasan

Tujuan dari pembahasan yang mimin sampaikan ini yakni agar kalian bisa menjelaskan pengertian dari perubahan sosial. Selain itu, kalian juga bisa menunjukan wujud perubahan sosial yang ada di masyarakat dengan sangat baik.

Sekilas Tentang Materi

Banyak hal yang bisa mempengaruhi perubahan sosial yang terjadi di masyarakat. Hal tersebut bisa yang bersifat positif maupun negatif. Misalnya pada hal penggunaan telepon genggam.

Apabila kita menggunakannya dengan baik, maka telepon genggam bisa berdampak positif seperti halnya kita pakai untuk belajar. Hal ini bisa menjadikan telepon genggam sebagai sumber ilmu. Namun, telepon genggam juga bisa berdampak negatif jika kita salah dalam menggunakannya.

Definisi Perubahan Sosial

Sebelum kita menyimpulkan definisi dari perubahan sosial, mari kita ketahui definisi-definisi perubahan sosial yang dikemukakan oleh para tokoh. Berikut definisi perubahan sosial dari para tokoh:

  • Mac Iver (1961)
    Perubahan sosial merupakan perubahan yang terjadi dalam hubungan sosial atau sebagai perubahan terhadap keseimbangan (equilibrium).
  • Kingsley Davis (1960)
    Perubahan sosial adalah proses perubahan yang terjadi dalam struktur dan fungsi masyarakat. Misalnya, adanya perubahan dalam hubungan antara buruh dengan majikan.
  • Gillin dan Gillin (1957)
    Perubahan sosial dianggap sebagai suatu variasi dari cara-cara hidup yang telah diterima, baik karena perubahan kondisi geografis, komposisi penduduk, kebudayaan materiil, ideologi, maupun karena adanya difusi atau penemuan baru dalam masyarakat.
  • Samuel Koening
    Perubahan sebagai modifikasi-modifikasi yang terjadi dalam pola kehidupan manusia.
  • Selo Soemardjan (1928)
    Perubahan sosial sebagai perubahan pada lembaga-lembaga kemasyarakatan dalam suatu masyarakat yang mempengaruhi sistem sosialnya, termasuk di dalamnya nilai-nilai, sikap, dan pola perilaku di antara kelompok-kelompok dalam masyarakat.
  • Hawley
    Perubahan sosial merupakan setiap perubahan yang tidak terulang dari sistem sosial sebagai suatu kesatuan.
  • Munandar
    Perubahan sosial sebagai perubahan yang terjadi dalam struktur dan fungsi dari bentuk-bentuk masyarakat.
  • Moore (1998)
    Perubahan sosial sebagai perubahan penting dari struktur sosial, yaitu pola-pola perilaku dan interaksi sosial yang terjadi dalam masyarakat.
  • Macionis
    Perubahan sosial merupakan transformasi dari organisasi masyarakat dalam pola pikir dan perilaku dalam waktu tertentu.
  • Ritzer
    Perubahan sosial mengacu pada variasi hubungan antar individu, kelompok, organisasi, kultur, dan masyarakat pada waktu tertentu.
  • Lauer
    Perubahan sosial dimaknai sebagai perubahan fenomena sosial di berbagai tingkat kehidupan manusia, mulai dari tingkat individu sampai tingkat dunia.
  • Harper (1989)
    Perubahan sosial diartikan sebagai perubahan yang signifikan mengenai struktur sosial dalam kurun waktu tertentu. Menurut Harper, perubahan tersebut mengandung beberapa perubahan struktur sosial sebagai berikut.
    1) Perubahan dalam personal yang berhubungan dengan perubahan-perubahan peran dan individu-individu baru dalam sejarah kehidupan manusia. Misalnya, perempuan hanya menjadi ibu rumah tangga, tetapi sekarang banyak dijumpai perempuan yang juga bekerja di luar. Hal ini terjadi
    perubahan peran dan fungsi perempuan dalam masyarakat.
    2) Perubahan dalam cara berhubungan antar bagian struktur sosial. Misalnya, pada masa lalu dalam kantor pemerintah menggunakan tenaga manusia, tetapi saat ini sudah dikenal layanan yang lebih modern dengan sistem online.
    3) Perubahan dalam fungsi-fungsi struktur yang berkaitan dengan apa yang dilakukan masyarakat dan bagaimana melakukannya. Misalnya, pada zaman dulu keluarga menjadi sarana pendidikan tingkah laku atau sikap dan ilmu pengetahuan lainnya bagi anak. Namun, saat ini sudah dikenal sekolah sebagai media memperoleh Pendidikan.

Baca juga: Sistematika Surat Lamaran Pekerjaan (Pembahasan Modul Kelas 12) Bahasa Indonesia Bagian 2

Berdasarkan definisi perubahan sosial dari beberapa tokoh di atas, dapat kita tarik menjadi sebuah kesimpulan. Perubahan sosial adalah suatu proses di mana terjadi perubahan struktur dan fungsi suatu sistem sosial. Unsur-unsur yang mengalami perubahan dalam masyarakat, biasanya mengenai nilai-nilai sosial, pola perilaku, organisasi, stratifikasi sosial, kebiasaan, dan lain sebagainya.

Perubahan sosial yang terjadi di masyarakat dapat mencakup berbagai aspek kehidupan, seperti Pendidikan, ekonomi, hukum, sosial, teknologi, dan sebagainya. Adapun ciri-ciri terjadinya perubahan sosial dapat kita ketahui sebagai berikut:
1. Tidak ada masyarakat yang stagnan, karena setiap manusia mengalami perubahan-perubahan, baik terjadi secara lambat maupun cepat.
2. Perubahan yang terjadi di masyarakat tidak dapat diisolasikan di bidang kebendaan atau spiritual saja.
3. Perubahan sosial yang cepat biasanya mengakibatkan terjadinya disorganisasi yang sifatnya sementara dalam proses penyesuaian diri.
4. Perubahan yang terjadi pada lembaga sosial akan diikuti dengan perubahan pada lembaga lainnya.

Teori Perubahan sosial

Terdapat 2 (dua) teori perubahan sosial, yakni Teori Evolusi dan Teori Siklus.

1. Teori Evolusi

teori perubahan sosial

Mungkin sering kita dengar dalam ilmu biologi arti dan penjelasan dari teori evolusi ini. Dalam ilmu sosial pun penjelasan teori evolusi dalam teori perubahan sosial tidak jauh berbeda. Dalam ilmu sosial, Teori evolusi menjelaskan bahwa perubahan sosial terjadi secara lambat untuk waktu yang lama di dalam sistem masyarakat.

Pada teori perubahan sosial ini, perubahan sosial terjadi karena perubahan pada keorganisasian masyarakat, sistem kerja, pola pikir, dan perkembangan sosial. Perubahan sosial dalam teori evolusi ini jarang menimbulkan konflik karena perubahannya yang lambat dan banyak orang tidak menyadarinya.

Menurut Soerjono Soekanto terdapat tiga teori utama dalam evolusi yakni:
1) Teori Evolusi Uniliniear.
Teori perubahan sosial satu ini menyatakan bahwa manusia dan masyarakat mengalami perkembangan yang sesuai dengan tahap-tahap tertentu. Perubahan ini membuat masyarakat berkembang dari yang sederhana menjadi tahapan yang lebih kompleks.
2) Teori Evolusi Universal
Teori perubahan sosial ini menyatakan bahwa perkembangan masyarakat tidak perlu melalui tahapan tertentu yang tetap. Hal ini karena menurut teori ini kebudayaan manusia telah mengikuti suatu garis evolusi tertentu.
3) Teori Evolusi Multiliniear
Teori perubahan sosial yang satu ini menyatakan bahwa perubahan sosial dapat terjadi dalam beberapa cara. Tetapi cara tersebut akan mengarah ke arah yang sama, yaitu membentuk masyarakat yang lebih baik.

2. Teori Siklus

 

teori perubahan sosial

Teori siklus dalam teori perubahan sosial menyatakan bahwa perubahan sosial ini bagaikan roda yang sedang berputar. Karena menurut teori ini perubahan zaman merupakan sesuatu yang tidak dapat dihindari oleh manusia dan tidak dapat dikendalikan oleh siapapun. Bagaimanapun seseorang berusahan untuk mencegah terjadinya perubahan sosial mereka tidak akan mampu. Hal ini karena perubahan sosial yang sudah seperti sifat alami yang dimiliki setiap lingkungan masyarakat.

Baca juga: Jarak Titik ke Titik Dalam Ruang Bidang Datar (Pembahasan Modul Kelas 12), Matematika Umum Bagian 1

Nah, itulah sedikit pembahasan mengenai definisi dan teori perubahan sosial yang terdapat pada modul sosiologi kelas 12. Jadi, intinya perubahan sosial adalah suatu proses di mana terjadi perubahan struktur dan fungsi suatu sistem sosial. Semoga Bermanfaat yaa!! Untuk mengetahui pembahasan lainnya, kalian bisa terus mengunjungi Bintang Sekolah Indonesia. Tetap semangat ya Sobat Bintang!!

Sumber:

Modul Sosiologi Kelas XII KD 3.1
@2020, Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN

Abercrombe, Nicholas, dkk. 2010. Kamus Sosiologi. Yogyakarta; Pustaka Pelajar.
Basrowi. 2014. Pengantar Sosiologi. Bogor: Ghalia Indonesia.

Departemen Pendidikan Nasional. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa
Edisi Keempat. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Ensiklopedi Nasional Indonesia (Jilid 4 dan 5). 2004. Jakarta: Delta Pamungkas.

Nasikun. 2012. Sistem Sosial Indonesia. Jakarta: Rajawali Pers.

Kartono, Kartini. 2013. Patologi Sosial II: Kenakalan Remaja. Jakarta: Rajawali Pers.

 

Dinar Ismunandar

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم - Al-Baqarah Ayat: 286, Haii, perkenalkan nama saya DInar Ismunandar

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Comments (12)