Akibat Perubahan Sosial (Pembahasan Modul Kelas 12), Sosiologi Bagian 4

  • Bagikan

Akibat Perubahan Sosial – Hai Sobat Bintang!! Pada kesempatan kali ini mimin akan melanjutkan kembali pembahasan materi modul Sosiologi untuk kelas 12 dari Kemendikbud. Pada kesempatan-kesempatan sebelumnya mimin telah membahas sebagian dari materi dalam modul sosiologi ini dengan pembahasan yang berbeda. Materi dari modul tersebut yakni tentang Perubahan Sosial Dalam Kehidupan Masyarakat.

Seperti yang telah mimin sampaikan pada pembahasan-pembahasan sebelumnya, bahwa setiap pembahasan modul akan mimin bagi dalam beberapa sesi. Untuk pembahasan modul sosiologi ini terbagi menjadi 4 (empat) sesi. Pada tempo hari sebelumnya mimin telah selesai membahas sesi 1 (satu) hingga sesi 3 (tiga) ya Sobat Bintang. Jadi, sudah saatnya kita masuk ke sesi 4 (empat) sekaligus sesi terakhir dalam pembahasan modul ini. Pada sesi terakhir ini mimin akan membahas mengenai Akibat Perubahan Sosial.

Yuk, kita mulai. Simak baik-baik pembahasan di bawah ini ya Sobat Bintang!!

Baca juga: Definisi dan Teori Perubahan Sosial (Pembahasan Modul Kelas 12), Sosiologi Bagian 1

 

Akibat perubahan sosial
Ilustrasi (Sumber: Kemendikbud.go.id)

Berikut Pembahasan Modul Sosiologi Kelas 12 Tentang Akibat Perubahan Sosial

Tujuan Pembahasan

Seperti biasa, sebelum masuk ke pembahasan mimin akan menjelaskan terlebih dahulu tujuan dari pembahasan kali ini. Tujuan dari pembahasan kali ini yakni setelah kalian menyimak baik-baik pembahasan ini, kalian dapat memahami akibat dari perubahan sosial. Di samping itu, kalian juga dapat memahami dampak positif dan negatif akibat perubahan sosial ini.

Akibat Perubahan Sosial

Perlu kalian ketahui berbagai bentuk perubahan sosial yang terjadi di masyarakat tentunya akan menimbulkan berbagai dampak pada masyarakat itu sendiri. Dampak yang timbul tersebut bisa merupakan dampak positif atau pun dampak negatif. Selain itu, dampak dari perubahan sosial ini pastinya akan mempengaruhi tatanan kehidupan masyarakat itu sendiri. Untuk mengetahui lebih jelas dari dampak positif dan negatif akibat perubahan sosial ini dan apa saja itu, perhatikan uraian berikut.

1. Dampak Positif Akibat Perubahan Sosial

Di bawah ini beberapa dampak positif dari perubahan sosial pada kehidupan masyarakat yang perlu kalian ketahui.

a. Berkembangnya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Dampak positif akibat perubahan sosial yang pertama yakni berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek). Perkembangan iptek ini dapat mengubah nilai-nilai lama menjadi nilai-nilai baru yang tentunya positif. Hal ini dapat mendorong berbagai inovasi dan memudahkan kehidupan
masyarakat menuju perubahan sosial ke arah modernisasi.

Salah satu contohnya, yakni perubahan pada sektor pertanian. Pada zaman dahulu para petani menggunakan kerbau untuk mengolah lahan pertanian sedangkan saat ini sudah banyak petani yang menggunakan traktor.

Akibat perubahan sosial

b. Terciptanya Tenaga Kerja Profesional
Dampak positif akibat perubahan sosial berikutnya yakni terciptanya tenaga kerja profesional. Untuk mendukung persaingan industri, maka diperlukan tenaga kerja yang terampil, cakap, ahli, dan profesional pada bidangnya. Dengan adanya perubahan sosial di berbagai bidang kehidupan seperti bidang Pendidikan dapat mendorong terciptanya tenaga kerja yang profesional.

c. Nilai dan Norma Baru Telah Terbentuk
Dampak positif akibat perubahan sosial selanjutnya yakni telah terbentuknya nilai dan norma baru. Dalam kehidupan masyarakat, perubahan sosial akan terjadi secara terus menerus. Oleh karena itu, perubahan tersebut memerlukan nilai-nilai dan norma-norma. Hal ini bertujuan untuk menjaga arus perubahan agar tidak menyimpang dari aturan yang telah ada. Di samping itu, Nilai dan Norma tersebut dibentuk tanpa menghalangi terjadinya perubahan sosial.

d. Terciptanya Lapangan Kerja Baru
Dampak positif akibat perubahan sosial yang berikutnya yakni terciptanya lapangan kerja baru. Perubahan sosial memiliki pengaruh terhadap industrialisasi dan perkembangan perusahaan multinasional yang berkembangan secara global dan pembukaan industri kecil. Hal ini dapat memberikan banyak lapangan kerja sehingga dapat menyerap tenaga kerja secara maksimal.

e. Efektivitas dan Efisiensi Kerja Meningkat
Dampak positif akibat perubahan sosial yang terakhir yakni meningkatnya efektivitas dan efisiensi kerja. Efektivitas dan efisiensi kerja selalu berkaitan dengan penggunaan alat produksi yang tepat dalam produktivitas. Hal ini bisa memicu untuk menghasilkan produk lebih cepat, lebih banyak, dan tepat sasaran. Oleh karena itu, adanya perubahan sosial dapat mendorong terciptanya berbagai alat produksi yang modern.

Adanya berbagai dampak positif akibat perubahan sosial seperti contoh di atas dapat menjadikan masyarakat lebih maju dan sejahtera. Dampak positif dari perubahan sosial yang mengarah pada kesejahteraan masyarakat haruslah kita dukung. Karena hal itu dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan pekerjaan atau aktivitas sehari-hari.

Baca juga: Jenis-jenis Perubahan Sosial (Pembahasan Modul Kelas 12), Sosiologi Bagian 2

2. Dampak Negatif Perubahan Sosial

Dampak negatif perubahan sosial pada umumnya ditunjukkan dengan kerugian yang dialami oleh masyarakat. Kerugian tersebut dapat berupa kerugian material maupun non-material. Berikut dampak negatif dalam perubahan sosial yang perlu kalian ketahui.

a. Terjadinya Disintegrasi Sosial
Dampak negatif perubahan sosial yang pertama yakni terjadinya disintegrasi sosial. Disintegrasi terjadi karena adanya evolusi kesenjangan sosial. Hal ini terjadi karena adanya perbedaan kepentingan yang mendorong perpecahan dalam masyarakat. Adanya perubahan sosial di masyarakat juga dapat mendorong munculnya disintegrasi yang dapat menimbulkan perpecahan.

b. Terjadinya Pergolakan Daerah
Dampak negatif perubahan sosial selanjutnya yakni terjadinya pergolakan daerah. Perubahan sosial yang terjadi di masyarakat dapat menimbulkan pergolakan di daerah. Hal ini dapat terjadi karena akibat dari beberapa faktor, yakni:
1) Perbedaan agama, ras, suku bangsa, dan politik.
2) Tidak memperhatikan tatanan hidup.
3) Mengabaikan nilai dan norma di masyarakat.
4) Kesenjangan ekonomi.

c. Kenakalan Remaja
Dampak negatif perubahan sosial berikutnya yakni terjadinya kenakalan remaja. Adanya perubahan sosial memberikan kesempatan budaya asing untuk masuk dan berkembang di lingkungan masyarakat. Budaya asing tersebut memberikan pengaruh yang beragam, salah satunya yakni nilai-nilai kebebasan. Masuknya budaya asing di lingkungan masyarakat tanpa adanya penyaringan dapat menimbulkan dampak negatif. Sebagai contohnya, mengikuti tren busana, pola hidup konsumtif, dan sebagainya.

Akibat perubahan sosial

d. Terjadinya Kerusakan Lingkungan
Dampak negatif perubahan sosial yang selanjutnya yakni terjadi kerusakan lingkungan. Perubahan sosial juga dapat memberikan pengaruh terhadap lingkungan sekitar. Pengaruh tersebut dapat berakibat pada rusaknya lingkungan alam sekitar. Saat ini banyak lahan hijau yang dijadikan lahan pemukiman.

Akibat perubahan sosial

e. Eksistensi Adat Istiadat Berkurang
Dampak negatif perubahan sosial yang berikutnya yakni berkurangnya eksistensi adat istiadat menjadi. Akibat adanya perubahan sosial di masyarakat, nilai adat istiadat semakin ditinggalkan oleh masyarakat. Hal ini dikarenakan nilai tersebut dianggap tidak sesuai dengan perkembangan zaman dan digantikan dengan nilai kebudayaan modern.

f. Lembaga Sosial Tidak Berfungsi Secara Optimal
Dampak negatif perubahan sosial lainnya yakni tidak berfungsinya secara optimal lembaga sosial. Di masyarakat terdapat berbagai Lembaga sosial yang membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya. Setelah masuknya perubahan sosial, Lembaga sosial tersebut menjadi tidak berfungsi secara optimal.

g. Munculnya Paham Duniawi
Dampak negatif perubahan sosial yang terakhir yakni munculnya paham duniawi. Perubahan sosial yang terjadi di masyarakat dapat menumbuhkan paham keduniawian. Hal ini menjadikan masyarakat lebih mementingkan urusan keduniaan. Di bawah ini contoh dari pengaruh perubahan sosial dalam hal duniawi.
1) Konsumerisme, yaitu suatu paham yang menjadikan seseorang mengonsumsi Atau memakai barang-barang secara berlebihan.
2) Sirkulasi, yaitu paham yang memisahkan urusan dunia dengan urusan agama.
3) Hedonisme, merupakan paham yang menganggap hidup bertujuan untuk mencari kebahagiaan sebanyak mungkin dan menghindari perasaan prasangka-prasangka yang menyakitkan.

Di era globalisasi, masyarakat semakin mudah mendapatkan informasi dan pengaruh dari luar. Oleh karena itu, setiap generasi harus membentengi diri dengan ilmu pengetahuan. Hal ini supaya tidak mudah terpengaruh oleh arus perubahan sosial yang berdampak negatif. Dampak negatif perubahan sosial seperti contoh di atas harus diantisipasi oleh masyarakat, sehingga tidak menimbulkan masalah bagi kehidupan masyarakat.

Baca juga: Faktor-faktor Perubahan Sosial (Pembahasan Modul Kelas 12), Sosiologi Bagian 3

Itulah seputar pembahasan mengenai akibat perubahan sosial yang terdapat pada modul sosiologi kelas 12. Semoga Bermanfaat!! Untuk mengetahui pembahasan lainnya, kalian bisa terus mengunjungi Bintang Sekolah Indonesia. Tetap semangat ya Sobat Bintang!!

Sumber:

Modul Sosiologi Kelas XII KD 3.1
@2020, Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN

Abercrombe, Nicholas, dkk. 2010. Kamus Sosiologi. Yogyakarta; Pustaka Pelajar.
Basrowi. 2014. Pengantar Sosiologi. Bogor: Ghalia Indonesia.

Departemen Pendidikan Nasional. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa
Edisi Keempat. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Ensiklopedi Nasional Indonesia (Jilid 4 dan 5). 2004. Jakarta: Delta Pamungkas.

Nasikun. 2012. Sistem Sosial Indonesia. Jakarta: Rajawali Pers.

Kartono, Kartini. 2013. Patologi Sosial II: Kenakalan Remaja. Jakarta: Rajawali Pers.

  • Bagikan

Respon (9)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *